CALL CENTER
(021) 837-95-216 / 0821-26-252-252
FOLLOW
@MIHRABQOLBI
LIKE FANPAGE
MIHRABQOLBI
Umum

Adab Makan dan Minum

Oleh | Selasa, 24 Maret 2020 10:18 WIB | 337 Views
Adab Makan dan Minum

Islam mengajarkan adab dalam kehidupan sehari-hari, seperti yang dicontohkan Rasulullah kepada umatnya. Islam sangat peduli dengan semua aktivitas manusia. Mulai dari hal kecil sampai dengan hal-hal besar di atur oleh Islam,  termasuk aktivitas makan dan minum.

Meski kegiatan ini terlihat sepele, makan dan minum merupakan salah satu nikmat yang dianugerahi Allah kepada tiap hambanya. Adab yang dicontohkan oleh Rasulullah hendaknya diikuti umatnya. Sesungguhnya sikap tauladan yang dicontohkan Nabi Muhammad sudah pasti mengandung kebaikan. Salah satu aktivitas jelek yang telah menjadi “kebiasaan” kita sehari-hari adalah makan dan minum sambil berdiri, makan atau minum dengan tangan kiri, tidak berdoa sebelum makan atau minum, dan membuang-buang makanan.

Allah telah berfirman di dalam Al-Quran mengenai anjuran untuk mengikuti adab yang dicontohkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,

“Dan apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah. Dan apa yang dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah. Dan bertaqwalah kepada Allah. Sungguh, Allah sangat keras hukuman-Nya.”(QS. Al-Hasyr: 7)

Berikut ini adalah adab makan dan minum dalam Islam yang harus kita ketahui dan amalkan. Adapun adab makan dan minum meliputi tiga hal, yaitu adab sebelum makan, adab ketika makan, dan adab setelah makan.

A. Adab Sebelum Makan

1. Makan dan Minum yang Halal

Sebagai seorang Muslim, kita diwajibkan untuk makan dan minum yang halal. Allah telah memerintahkan kepada kita agar memakan makanan yang halal lagi baik.

“Hai para rasul, makanlah yang baik-baik, dan kerjakanlah amal shalih. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Mu`minun: 51).

2. Berdoa Sebelum Makan

Tidak hanya dianjurkan untuk membaca Basmallah sebelum makan, kita juga dianjurkan berdoa sebelum makan. Doa merupakan tanda syukur kita kepada Allah atas segala nikmatnya. Nabi Muhammad bersabda:

“Apabila salah seorang di antara kalian makan, hendaklah ia membaca ‘Bismillah’ (dengan menyebut nama Allah). Jika ia lupa membacanya sebelum makan maka ucapkanlah ‘Bismillaahi fii awwalihi wa aakhirihi.” (HR. At-Tirmidzi)

3. Hendaknya makan bersama-sama dengan orang lain, baik tamu, keluarga, kerabat, anak-anak atau pembantu. Sebagaimana hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam:

 “Berkumpullah kalian dalam menyantap makanan kalian (bersama-sama), (karena) di dalam makan bersama itu akan memberikan berkah kepada kalian.” [HR. Abu Dawud]

 

B. Adab Ketika Sedang Makan

1.  Makan dan Minum dengan Tangan Kanan

Nabi Muhammad sangat menganjurkan untuk makan dengan menggunakan tangan kanan dan melarang menggunakan tangan kiri. Rasulullah bersabda,

“Jika seseorang dari kalian makan maka makanlah dengan tangan kanannya dan jika minum maka minumlah dengan tangan kanannya. Karena setan makan dan minum dengan tangan kirinya.” (HR. Muslim)

2. Hendaknya menjilati jari-jemarinya sebelum dicuci tangannya.

Sebagaimana sabda Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam:

 “Apabila salah seorang di antara kalian telah selesai makan, maka janganlah ia mengusap tangannya hingga ia menjilatinya atau minta dijilatkan (kepada isterinya, anaknya).”[HR Bukhari dan Muslim]

3. Apabila ada sesuatu dari makanan kita terjatuh, maka hendaknya dibersihkan bagian yang kotornya kemudian memakannya. Berdasarkan hadits:

Apabila ada sesuap makanan dari salah seorang di antara kalian terjatuh, maka hendaklah dia membersihkan bagiannya yang kotor, kemudian memakannya dan jangan meninggalkannya untuk syaitan.”[HR Muslim, Abu dawud, dan Ahmad]

4. Jangan meniup makanan panas

Hendaknya tidak meniup pada makanan dan minuman yang masih panas dan tidak memakan  dan meminumnya hingga menjadi lebih dingin. Apabila hendak bernafas maka lakukanlah di luar gelas sebanyak tiga kali sebagaimana hadits Anas bin Malik.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam jika minum, beliau bernafas (meneguknya) tiga kali (bernafas di luar gelas).”[HR Bukhari & Muslim]

5. Jangan makan dan minum berlebihan

Hendaknya menghindarkan diri dari kenyang atau kembung yang melampaui batas.
Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam surat Al-A’raf ayat 31:

“Makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan”( Al A’raf yat 31)

Bahkan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

“Tidak kah anak Adam memenuhi wadah yang lebih buruk dari perut. Cukuplah bagi ana kadam memakan beberapa suapan untuk menegakan punggungnya. Namun jika ia harus (melebihkannya), hendaknya sepertiga perutnya (diisi) untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga untuk bernafas”[HR Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad].

6. Tidak Mubazir

Allah tidak menyukai hambanya yang berlebihan dalam segala sesuatu, termasuk makan. Kita dianjurkan makan secukupnya dan jangan mengambil porsi makan melebihi apa yang dapat kita makan. Hal ini tentu akan membuat kita mubazir dan boros.

“Makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.” (QS. Al-A’raf: 31)

7. Memuji makanan dan dilarang mencelanya

Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam senantiasa mencontohkan hal-hal baik kepada umatnya. Sama halnya ketika dihidangkan makan oleh seseorang. Meski makanan yang akan disantap sebenarnya tidak kita sukai, kita dianjurkan tidak boleh mencelanya cukup tinggalkan saja.                                                                          

“Rasulullah SAW tidak pernah mencela makanan sama sekali. Apabila beliau menyukainya, maka beliau memakannya. Dan apabila beliau tidak suka terhadapnya, maka beliau meninggalkannya.” (HR. Muslim)

8. Tidak Menunda Makan Ketika Dihidangkan

Rasulullah menganjurkan umatnya untuk segera makan makanan yang telah dihidangkan. Bahkan ketika terdengar adzan, sebaiknya mendahulukan makan terlebih dahulu. Setelah makan selesai, baru laksanakan shalat.

Bukan tanpa alasan, hal ini dimaksudkan agar kita bisa melaksanakan shalat dengan tenang dan tidak dalam keadaan lapar karena memikirkan makanan.

Dari Anas, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Jika makan malam sudah disajikan dan Iqamah shalat dikumandangkan, maka dahulukanlah makan malam.” (HR. Bukhari)

 

B. Adab Setelah Makan
1. Berhenti sebelum kenyang

Menghentikan makan dan minum sebelum sampai kenyang, hal ini semata-mata meneladani Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, menghindarkan diri dari kekenyangan yang menyebabkan sakit perut yang akut dan keserakahan.

2. Bersyukur

Adab setelah selesai makan ketiga adalah bersyukur kepada Allah SWT terhadap apa yang telah diberikan-Nya dari makanan. Lalu melihat makanan itu suatu nikmat daripada-Nya. Allah SWT berfirman melalui surat Al Baqarah ayat 172 :

 “Makanan rezek yang Kami berikan kepadamu yang baik dan bersyukurlah kepada Allah SWT.” [Al Baqarah ayat 172].

Sekian tulisan kami mengenai adab makan dan minum. Semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan kita sebagaimana seharusnya seorang muslim bersikap dalam kehidupan sehari-hari.



Umum Lainnya



Berikan Komentar Via Facebook