CALL CENTER
(021) 837-95-216 / 0821-26-252-252
FOLLOW
@MIHRABQOLBI
LIKE FANPAGE
MIHRABQOLBI
Umum

Keutamaan Shalat Dhuha

Oleh | Rabu, 26 Februari 2020 08:42 WIB | 549 Views
Keutamaan Shalat Dhuha

Ibadah shalat merupakan hal utama dalam Islam, terutama shalat wajib. Dari sejak subuh sampai Isya, shalat tersebut wajib dilaksanakan. Tidak hanya shalat wajib melainkan ada juga shalat sunnah yang bisa diamalkan oleh muslim. Salah satunya shalat Dhuha. Mau tahu apa saja keutamaan shalat dhuha.

1. Pahala Seperti bersedekah

Sedekah yang dimaksud adalah sedekah yang diperlukan oleh 360 persendian tubuh terlebih jika ikhlas mengerjakannya.  Sebagaimana hadist Rasulullah SAW bersabda, “Manusia memiliki 360 persendian. Setiap persendian itu memiliki kewajiban untuk bersedekah.” Para sahabat pun mengatakan, “Lalu siapa yang mampu bersedekah dengan seluruh persendiannya, wahai Rasulullah?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas mengatakan, “Menanam bekas ludah di masjid atau menyingkirkan gangguan dari jalanan. Jika engkau tidak mampu melakukan seperti itu, maka cukup lakukan shalat Dhuha dua rakaat.” (HR. Ahmad, 5: 354).

2. Shalat Awwabin

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Tidaklah menjaga shalat sunnah Dhuha melainkan awwab (orang yang kembali taat). Inilah shalat awwabin” (Syarah Shahih Muslim, 6: 30).

3. Dibangunkan Rumah Di Surga

Tiap rakaat shalat dhuha yang kita lakukan memiliki keutamaannya masing-masing. Allah menjanjikan rumah di surga bagi hambanya yang mengerjakan shalat dhuha 12 rakaat.

"Barang siapa mengerjakan salat Duha dua rakaat, maka dia tidak ditetapkan termasuk orang-orang yang lengah. Barang siapa salat empat rakaat, dia ditetapkan termasuk orang-orang yang ahli ibadah. Barang siapa mengerjakan enam rakaat maka akan diberikan kecukupan pada hari itu. Barang siapa mengerjakan delapan rakaat, maka Allah menerapkannya termasuk orang-orang yang tunduk dan patuh. Dan barang siapa mengerjakan salat Duha dua belas rakaat, maka Allah akan membangunkan baginya sebuah rumah di surga. Dan tidaklah satu hari dan tidak juga satu malam, melainkan Allah memiliki karunia yang dianugerahkan kepada hamba-hamba-Nya sebagai sedekah. Dan tidaklah Allah memberikan karunia kepada seseorang yang lebih baik daripada mengilhaminya untuk selalu ingat kepada-Nya" (HR. At-Thabrani).

4. Diampuni Dosa-dosanya

"Barang siapa yang menjaga shalat dhuha, maka dosa-dosanya akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan." (HR. Ibnu Majah)

5. Dicukupi Kebutuhannya

“Allah Ta’ala berfirman: Wahai anak Adam, janganlah engkau tinggalkan empat raka’at shalat di awal siang (di waktu Dhuha). Maka itu akan mencukupimu di akhir siang.” (HR. Tirmidzi dan Abu Darda)

6. Masuk Surga Melalui Pintu Dhuha

"Sesungguhnya di surga kelak terdapat pintu yang bernama adh-Dhuha, dan pada hari kiamat nanti akan terdengar panggilan, di manakah orang-orang yang melanggengkan shalat dhuha, ini adalah pintu kalian masuklah kalian dengan rahmat Allah SWT." (HR. Thabrani).

7. Dibuatkan pintu khusus di surga

Keutamaan lain yang dijanjikan Allah bagi orang yang tekum mengerjakan shalat dhuha adalah bahwa dia akan dibuatkan pintu khusus di surga kelak, yakni pintu yang dinamakan pintu Dhuha. Dengan demikian maka jelaslah bahwa orang yang tekun mengerjakan shalat dhuha memiliki kedudukan yang tinggi di mata Allah SWT hingga dibuatkan pintu tersendiri untuk memasuki surga  tidak memandang apakah ia muslim sejak lahir maupun mualaf. Rasulullah bersabda: Dari Abu Hurairah ra, Nabi Muhammad saw bersabda,

“sesungguhnya disurga ada slaah satu pintu yang dinamakan pintu Dhuha, bila datang hari kiamat malaikat menjaga surga memangil; mana ia yang melazimkan shalat Dhuha? Inilah pintu kalian maka masukilah dengan kasih sayang Allah” (HR.Thabrani)

Berikut Allah memberikan kedudukan yang istimewa bagi orang-orang yang melaksanakan Dhuha berdasarkan dengan jumlah rakaatnya:

  • Orang yang mengerjakan dua rekaat shalat Dhuha akan tercatat sebagai orang yang tidak lalai
  • Orang yang mengerjakan empat rekaat shalat Dhuha tercatat sebagai orang yang muhsinin (berbuat baik)
  • Orang yang mengerjakan emam rekaaat shalat Dhuha akan tercatat sebagai hamba yang taat
  • Orang yang mengerjakan shalat Dhuha delapan rakaat tercatat sebagai hamba yang juara (Sukses)
  • Orang yang mengerjakan dua belas rekaat shalat Dhuha akan dibuatkan sebuah rumah yang indah disurga

Sebagaiman hadist yang menerangkan bahwa Rasulullah saw bersabda:

Dari Abi Dzar ra, Rasulullah saw bersabda, “Bila engkau melaksanakan dua rakaat shalat Dhuha maka engkau tidak dicatat sebagai hamba yang lalai, atau empat rekaat maka engkau akan dicatat sebagai hamba yang muhsinin (berbuat baik), atau enam rakaat engkau akan dicatat sebagai hamba uang taat, atau delapan maka engkau akan dicatat sebagai hamba yang juara (Sukses), atau sepuluh maka pada hari ini dosamu tidak dicatat, atau dua belas rakaat maka Allah akan membangunkan rumah disurga”



Umum Lainnya



Berikan Komentar Via Facebook