CALL CENTER
(021) 837-95-216 / 0821-26-252-252
FOLLOW
@MIHRABQOLBI
LIKE FANPAGE
MIHRABQOLBI
Umum

Keutamaan Bulan Ramadhan

Oleh | Jum'at, 13 Desember 2019 16:22 WIB | 276 Views
Keutamaan Bulan Ramadhan

Ramadhan merupakan bulan mulia yang ditunggu oleh umat Islam. Hal ini bisa dipahami karena di bulan tersebut, segala amalan shalih akan dibalas berkali-kali lipat oleh Allah SWT.  Sehingga, Ia menjadi istimewa dibandingkan bulan-bulan lainnya. Ramadhan diperkirakan jatuh pada akhir April 2020. Sekitar 5 bulan lagi menuju ramadhan jika dihitung dari Desember 2019.

Keutamaan bulan Ramadhan perlu diketahui oleh umat Islam. Pemahaman terhadap keutamaan dalam melaksanakan setiap kebaikan akan menjadi penyemangat dan mendorong untuk meningkatkan ketakwaan setiap orang.  

Berikut keutamaan bulan Ramadhan yang telah kami rangkum dari berbagai sumber. Semoga bisa menjadi penyemangat dalam meningkatkan amal ibadah kita.

1. Puasa Ramadhan sebagai salah satu rukun Islam

Dalam riwayat Ibnu Umar disebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda :

“Islam dibangun atas lima (rukun); Bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan sesungguhnya Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan shalat, berpuasa di bulan Ramadhan, menunaikan zakat,dan haji ke Baitullah “ (HR Bukhari Muslim).


Puasa dikerjakan mulai dari sebelum terbitnya fajar sampai terbenamnya matahari dengan diawali dengan niat puasa, kemudian menahan makan, minum, menahan hawa nafsu, dan menahan hal-hal yang bisa membatalkan puasa selama jangka waktu yang telah ditetapkan. Ada pun puasa wajib yang dikerjakan adalah selama satu bulan Ramadhan. 

2. Bulan diturunkannya Al Qur’an

Bulan Al Qur’an atau Syahrul Qur’an karena Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al qur’an dan sebagai bukti nyata atas kemuliaan dan keutamaan bulan tersebut.

Allah SWT berfirman dalam Al Baqarah 185 :

“bulan Ramadhan adalah (bulan) yang didalamnya diturunkan Al qur’an sebagai petunjuk manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang haq dengan yang bathil). Karena itu barang siapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan tersebut”
 

3. Bulan penuh keberkahan

Syahrun Mubarak atau bulan penuh keberkahan sesuai dengan hadits Nabi Muhammad SAW,

“sesungguhnya telah datang kepada kalian bulan yang penuh berkah. Pada bulan ini diwajibkan puasa kepada kalian..”(HR An Nasa’I dan Baihaqi).

Pada bulan ini, setiap ibadah yang dilakukan akan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT.

Selain keberkahan dan kemuliaan dalam menanam pahala, melainkan juga terdapat keberkahan lainnya. Pada lingkup ekonomi, Ramadhan memberikan keberkahan kepada para pedagang dan pelaku usaha lainnya.

Pada bulan ini, seorang muslim akan disunnahkan untuk berinfaq dan bersedekah di bulan Ramadhan kepada para fakir miskin bahkan menjelang akhir bulan diwajibkan membayar zakat fitrah.
 

4. Malam Lailatul Qadar

Hadirnya malam penuh keberkahan dan kemuliaan di salah satu malam pada 10 malam terakhir di bulan yaitu malam lailatul qadar. Malam ini adalah malam yang lebih baik dari seribu bulan. Sebagaimana dengan firman Allah SWT.

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Quran) pada malam kemuliaan, Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu?  Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar,” (QS. Al-Qadar : 1-5).

Allah telah mengistimewakan bulan Ramadhan dengan adanya Lailaul Qadar. Untuk menjelaskan  keutamaan malam yang barokah ini, Allah turunkan surat Al-Qadar. Keterangan ini juga dijelaskan oleh Rasulullah sallallahu ’alaihi wa sallam:

“Bulan Ramadhan telah tiba menemui kalian, bulan (penuh) barokah, Allah wajibkan kepada kalian berpuasa. Pada bulan itu pintu-pintu langit dibuka, pintu-pintu (neraka) jahim ditutup, setan-setan durhaka dibelenggu. Padanya Allah memiliki malam yang lebih baik dari seribu bulan, siapa yang terhalang mendapatkan kebaikannya, maka sungguh dia terhalang (mendapatkan kebaikan yang banyak).” (HR. Nasa’I dan Ahmad)

5. Bulan penuh ampunan

Ramadhan merupakan waktu yang spesial karena keberkahan didalamnya. Salah satu yang menjadi paling utama adalah waktu dimana dosa-dosa di masa lalu akan diampuni dengan syarat melaksanakan puasa didalamnya hanya dengan mengharap pahala dan iman dari Allah SWT

Allah SWT telah menyediakan Ramadhan sebagai fasilitas untuk penghapusan dosa-dosa. Sebagaimana dengan sabda Rasulullah SAW,

Shalat lima waktu, Jum’at ke Jum’at dan Ramadhan ke Ramadhan menghapuskan dosa-dosa di antara masa-masa itu selama dosa-dosa besar dijauhi.” (HR. Muslim).

Melalui berbagai aktivitas ibadah di bulan Ramadan, Allah SWT menghapuskan seluruh dosa-dosa. Di antaranya adalah puasa Ramadhan, sebagaimana sabda Nabi SAW yang artinya,

Barang siapa yang berpuasa Ramadan karena penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah SWT, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Begitu juga dengan melakukan shalat malam (tarawih, witir, dan tahajud) pada bulan Ramadhan ini dapat menghapus dosa yang telah lalu, sebagaimana sabda Nabi SAW yang artinya,

Barang siapa yang berpuasa melakukan qiyam Ramadhan (shalat malam) dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah SWT, niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim).

6. Pintu surga terbuka dan ditutupnya pintu neraka

Rasulullah SAW bersabda :

“Ketika datang (bulan) Ramadan, pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan setan-setan dibelenggu,” (HR. Bukhari-Muslim)

Sebagian ulama menafsirkan hadits ini dengan makna bulan Ramadhan Allah SWT membuka amalan-amalan pahala sebesar-besarnya dan memberikan kemudahan berlipat ganda. Sementara itu, bulan Ramadhan mampu mencegah manusia dari kemaksiatan yang membuat kita menuju pintu neraka.

7. Pahala Umroh saat Ramadhan sama dengan Haji

“jika Ramadhan tiba, berumrahlah saat itu karena umroh Ramadhan setara dengan haji” (HR Bukhari dan Muslim).

Yang dimaksud dengan umroh ramadhan mendapatkan pahala seperti pahala haji. Namun tidak berarti umroh Ramadhan bisa mengantikan haji secara keseluruhan. Orang yang berumrah di Ramadhan masih punya kewajiban haji walau melaksanakan umroh Ramadhan. Jadi umroh Ramadhan senilai dengan haji dari sisi pahala dan keutamaan. Namun tetap tidak bisa mengantikan haji yang wajib.   

Setelah mengetahui keutamaan bulan Ramadhan, semoga kamu semakin semangat untuk menjalankan amal ibadah. Mari kita berlomba-lomba mengejar pahala dan meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.



Umum Lainnya



Berikan Komentar Via Facebook