CALL CENTER
(021) 837-95-216 / 0821-26-252-252
FOLLOW
@MIHRABQOLBI
LIKE FANPAGE
MIHRABQOLBI
Umum

Cara Membuat Paspor Umroh

Oleh | Rabu, 23 Oktober 2019 14:47 WIB | 68 Views
Cara Membuat Paspor Umroh

Jika kamu berencana pergi ke umroh, dokumen terpenting yang wajib dibawa dan miliki adalah paspor. Paspor merupakan identiras resmi yang digunakan sebagai identitas pengenal selama berada di luar negri. Didalamnya terdapat informasi mengenai data diri pemilik seperti negara asal pemilik, nama lengkap, foto, tanda tangan, tempat / tanggal lahir dan informasi penting lainnya. Bisa dikatakan, paspor merupakan "tanda pengenal" kamu selama di luar negri. 

Paspor juga merupakan persyaratan wajib administrasi untuk pendaftaran umroh. Selain sebagai persyaratan melewati keimigrasian melainkan juga sebagai syarat wajib mengajukan visa umroh. Bagi kamu yang berencana umroh maka  sebaiknya mulai dari sekarang mengurus paspor. Tujuannya agar tidak tergesa-gesa ketika mendaftar ke travel umroh yang dituju. Tidak usah takut dengan birokrasi keimigrasian, selama kamu memenuhi persyaratan administrasi pengajuan paspor maka proses dan cara membuat paspor bisa dibilang cukup mudah dan lancar. 

kalau dulu apabila ingin mengurus paspor, kamu harus datang pagi-pagi ke kantor imigrasi terdekat dan mengambil nomor antrian disana. Tapi kini proses pembuatan paspor dapat dilakukan secara online dengan mengambil jadwal antrian tapi kamu tetap WAJIB datang ke kantor imigrasi untuk proses apply dokumen, wawancara dan pengambilan paspor. Proses ini lebih singkat dibanding kamu datang jam 6 pagi untuk mengambil nomor antrian. Selain itu, ada batasan jumlah pemohon dalam 1 harinya dibatasi, bisa hanya 200 pemohon setiap harinya.  

Persyaratan administrasi

Semua kantor imigrasi khususnya di kota-kota besar menerapkan layanan mendaftar paspor online. Hanya dengan membuka aplikasi atau website antrian imigrasi, kamu mendapatkan kepastian hari dan jam untuk membuat paspor.

Sebelum ke proses pendaftaran terlebih dahulu, siapkan saja dulu persyaratan administrasi pembuatan paspor.   

1. Syarat Administrasi Wajib Disiapkan 

     Masing-masing jenis permohonan memiliki persyaratan dokumen yang berbeda. Untuk sementara, kami akan bicarakan tentang paspor biasa yang bisa digunakan untuk umroh.

a. Untuk WNI domilisi di Indonesia

  • E-KTP atau surat keterangan pembuatan e-KTP dari disdukcapil bagi yang masih mengurus e-KTP
  • Kartu keluarga
  • Akta kelahiran, buku nikah
  • Surat pewarganegaran Indonesia bagi orang asing yang telah memperoleh kewarganegaraan Indonesia
  • Surat penetapan ganti nama dari pejabat berwenang bagi kamu yang telah mengganti nama
  • Ijazah pendidikan
  • Surat pengantar dari travel umroh dan kantor kementerian agama kota/kabupaten

​b. Untuk anak WNI

  • E-KTP ayah atau ibu
  • Kartu keluarga
  • Akta kelahiran atau surat baptis
  • Akta perkawinan dan buku nikah orangtua
  • Surat pengantar dari travel umroh dan kantor kementerian agama kota/kabupaten

Catatan dari kami, khusus paspor untuk keperluan umroh maka calon jamaah diwajibkan melampirkan surat pengantar dari travel umroh dan surat pengantar dari kantor kementerian agama kota/kabupaten. Kamu bisa mengkomunikasikan ini kepada travel umroh untuk kedua surat tersebut.

2. Daftar Antrian Paspor Online

Langkah selanjutnya dari cara membuat paspor umroh adalah mendapatkan nomor antrian melalui aplikasi. Prosesnya bisa dilihat dibawah ini:

  • Kunjungi website antrian.imigrasi.co.id untuk yang mendaftar via PC atau laptop
  • Buat akun terlebih dahulu dan login ,
  • Cari kantor imigrasi dan ketersediaan tanggal yang tersedia. Agar lebih mudah, lebih baik pilih kantor imigrasi yang dekat dengan rumah atau kantor. Kemudian cek tanggal dan ketersediaan antriannya.
  • Pilih jenis permohonan (paspor baru atau perpanjangan)
  • Pilih tanggal yang tersedia (berwarna hijau)
  • Pilih waktu kedatangan, pagi (08.00 – 12.00) dan siang (13.00 – 15.00)
  • Pilih jumlah pemohon (satu akun bisa digunakan untuk maksimal 5 pemohon)
  • Masukkan data
  • Beserta keterangan (pribadi, ayah/ibu, anak, suami/istri)

Biasanya pengambilan nomor antrian di aplikasi baru bisa dilakukan hari jumat siang sampai minggu sore. Namun, kamu harus secepatnya mendapatkan nomor antrian karena banyak orang yang akan mengurus paspor sehingga potensi penutupan nomor antrian paspor bisa terjadi lebih cepat.   

Prosedur yang sama juga berlaku untuk pendaftaran via aplikasi. Pastikan kamu sudah mengunduh aplikasi daftar paspor online “Layanan Paspor Online” di Google Play atau App Store. Buat akun untuk masuk ke aplikasi dan mendapatkan nomor antrian. Setelah itu, ikuti langkah-langkah berikut

  • Pilih kantor imigrasi sesuai ketersediaan kuota
  • Pilih jenis permohonan (paspor baru atau perpanjangan)
  • Pilih tanggal yang tersedia (berwarna hijau)
  • Pilih waktu kedatangan, pagi (08.00 – 12.00) dan siang (13.00 – 15.00)
  • Pilih jumlah pemohon (satu akun bisa digunakan untuk maksimal 5 pemohon)
  • Masukkan data
  • Beserta keterangan (pribadi, ayah/ibu, anak, suami/istri)

Oia, sering-sering kamu melihat twitter kantor imigrasi yang berada kota-kota besar karena biasanya akan ada pembukaan permohonan paspor di hari sabtu. Ini bisa menjadi referensi tambahan bagi kamu yang ingin apply paspor di luar jam kerja.

3. Datang ke kantor imigrasi

Siapkan semua dokumen seperti diatas, lalu kamu wajib datang ke kantor imigrasi. Datanglah sesuai dengan jadwal antrian online yang telah kamu lakukan sebelumnya. Di sana nanti, akan ada serangkaian proses yang harus dilakukan oleh petugas imigrasi. Di antaranya adalah verifikasi dokumen, foto, perekaman sidik jari, dan wawancara. Biasanya, pertanyaan wawancara yang akan dilontarkan adalah seputar tujuan kamu membuat paspor itu untuk apa.

4. Biaya Pembuatan Paspor

Setelah proses wawancara serta verifikasi dokumen dinyatakan lengkap dan selesai, biasanya petugas memberikan struk untuk keperluan pembayaran pembuatan paspor dan bukti pengambilan paspor. Kamu bisa membayar paspor melalui bank yang telah ditunjuk pemerintah. Nantinya uang tersebut akan masuk ke Pendapatan Negara Bukan Pajak.

Masing-masing jenis paspor memiliki biaya yang berbeda-beda. Paling umum sih rata-rata orang memilih membuat paspor biasa 48 lembar. Paspor biasa ini bisa dipakai untuk keperluan umroh. Jumlah yang mesti dibayarkan adalah Rp 355.000. Setelah di bayar simpan bukti pembayaran atau bukti transfernya untuk keperluan pengambilan paspor.

5. Cek apakah paspor sudah dapat diambil

Untuk memastikan paspor sudah jadi atau belum, biasanya kamu harus menunggu lima hari kerja setelah menyelesaikan prosedur pembuatan paspor termasuk wawancara dan pembayaran. Informasi tersebut akan disampaikan melalui SMS. Jadi nantinya kalau paspor sudah jadi kamu akan menerima SMS yang menyatakan bahwa paspor sudah bisa diambil atau petugas sudah memberitahukan selesai wawancara, paspor bisa diambil setelah 5 hari kerja.

Selain itu, kamu bisa juga menghubungi via WhatsApp kantor imigrasi tempat kamu membuat paspor.

6. Ambil paspor sesuai jadwal

Beda dengan Pendaftaran paspor online yang mengharuskan kamu untuk mendaftar nomor antrian, untuk pengambilan kamu gak perlu mendaftar secara online. Ketika sudah mengetahui bahwa paspor sudah siap diambil, langsung saja datang ke kantor imigrasi, dan mengambil antrean untuk loket pengambilan. Jangan lupa membawa bukti pembayaran dan kartu identitas ya. Proses ini tidak lama, paling hanya sekitar 10 menit sampai 30 menit saja tergantung dari panjangnya antrian.

Selamat kamu sudah mendapatkan paspor baru yang bisa dipakai untuk keperluan umroh atau bisa juga jalan-jalan keluar negri. Demikian ulasan kami tentang cara membuat paspor umroh, semoga bisa menambah pengetahuan. 



Umum Lainnya



Berikan Komentar Via Facebook