CALL CENTER
(021) 837-95-216 / 0821-26-252-252
FOLLOW
@MIHRABQOLBI
LIKE FANPAGE
MIHRABQOLBI
Umum

Adab bertetangga yang bisa kamu lakukan

Oleh | Selasa, 22 Oktober 2019 16:01 WIB | 42 Views
Adab bertetangga yang bisa kamu lakukan

Manusia merupakan makhluk sosial yang membutuhkan sosialisasi dengan manusia lainnya. Di lingkungan terdekat, tetangga merupakan sosok yang dekat dalam kehidupan sehari-hari. Allah SWT berfirman dalam surat An-Nisa ayat 36 :

“ Beribadahlah kepada Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apapun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu bapak, karib kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga jauh”

Nabi Muhammad SAW juga bersabda :

“Jibril senantiasa berwasiat kepada ku agar memuliakan (berbuat baik) kepada tetangga, sampai aku mengira seseorang akan menjadi ahli waris tetangganya (HR Imam Bukhari)

Dalam surat Al Qur’an dan hadits terlihat bahwa islam mengajarkan umatnya untuk menghormati tetangga. Melihat pentingnya seorang muslim untuk menghormati tetangganya, maka berikut kami ulaskan adab-adab bertetangga,  tulisan ini ditujukan tidak hanya kepada pembaca melainkan juga kepada diri pribadi penulis. Semoga bermanfaat.

  1. Menghormati tetangga dan berperilaku baik

Saat tetangga terkena musibah, sebisa mungkin ikut membantunya. Baik berupa materi maupun dukungan moril. Dukungan seperti, menghibur dan memberikan nasehat. Serta menjenguk dan mendoakan ketika sakit. Selain itu, sebagai tetangga yang baik sebisa mungkin menhindari sikap yang menyebabkan tetangga merasa tersakiti, baik berupa perbuatan maupun perkataan.

Rasulullah SAW bersabda :

“..barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia memuliakan tetangganya” dan di dalam riwayat lain disebutkan : “Hendaklah ia berperilaku baik terhadap tetangganya”

1. Memelihara hak-hak tetangga

Diantara hak tetangga yang harus dipelihara adalah menjaga harta dan kehormatan mereka dari tangan orang jahat baik saat mereka tidak di rumah maupun di rumah, memberikan bantuan ketika dibutuhkan, memalingkan mata dari wanita dari anggota keluarga mereka dan merahasiakan aib mereka, tidak berkata buruk di belakang mereka atau ghibah dan lainnya.

 

Memberikan hadiah kepada tetangga, meskipun dengan hadiahnya tersebut terkesan sepele dan remeh. Tidaklah mengapa karena saling memberi hadiah akan menumbuhkan rasa cinta dan ukhuwah yang lebih dalam. Nabi Muhammad SAW bersabda: “jika suatu kali engkau memasak sayur, maka perbanyaklah kuahnya kemudian perhatikanlah tetanggamu dan berikanlah mereka sebagiannya dengan cara yang pantas” (HR Muslim).

2. Jangan mengganggu tetangga

Rasulullah SAW pernah bersabda : “barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka janganlah dia mengganggu tetangganya” (HR Bukhari dan Muslim).

Dalam hadits lain, Nabi Muhammad SAW bersabda : “demi Alllah, tidak beriman. Demi Allah, tidak beriman. “sahabat bertanya , “siapa wahai Rasulullah?”belaiu menjawab. “yang tetangganya tidak aman dari keburukannya” (HR Bukhari). Sementara dalam riwayat Abu Hurairah disebutkan bahwa, Nabi Muhammad SAW bersabda :

“tidak masuk surga orang yang tetangganya tidak aman dari keburukannya” (HR Muslim, Ahmad dan Bukhari).

Mengeraskan suara radio atau TV, melempari halaman mereka dengan kotoran, membicarakan aib atau keburukan tetangga sehingga menimbulkan ghibah, atau menutupi jalan bagi mereka. Seorang mukmin tidak dihalalkan mengganggu tetangganya dengan berbagai macam gangguan.

3. Jangan menyakiti tetangga

Seseorang berkata : “wahai Rasulullah! Sesungguhnya fulanah banyak melakukan shalat, shadaqah dan puasa. Hanya saja dia menyakiti tetangga dengan lisan. “Rasulullah bersabda: “dia di dalam neraka.” Lelaki tersebut berkata. “Sesungguhnya fulanah diceritakan sedikit shalat dan puasa. Tetapi dia bershadaqah dengan beberapa potong keju dan tidak menyakiti tetangganya.” Kemudian Rasulullah bersabda, “dia di dalam surga.” (HR Ahmad).

4. Berperilaku baik kepada tetangga non-muslim

Bersikap dan berperilaku baik kepada tetangga non-muslim, terutama pada saat mereka membutuhkan dan ditimpa kesusahan. Pada saat ada perayaan hari raya idul fitri dan idul adha, berikanlah sedikit makanan atau bingkisan untuk mereka tidaklah mengapa untuk menumbuhkan kehidupan rukun dan ramah di masyarakat. Disisi lain, kita sebagai muslim harus menempatkan batas-batas keyakinan dan prinsip-prinsip ketika bersosialisasi dengan non muslim, seperti jangan meminum minuman beralkohol.

5. Memberikan nasihat dan saran

Tidak ada salahnya mengajak tetangga untuk berbuat makruf dan mencegah perbuatan munkar dengan cara yang bijaksana dan nasihat baik tanpa bermaksud untuk menjatuhkan maupun menjelekan mereka.



Umum Lainnya



Berikan Komentar Via Facebook