CALL CENTER
(021) 837-95-216 / 0821-26-252-252
FOLLOW
@MIHRABQOLBI
LIKE FANPAGE
MIHRABQOLBI
Umum

Keutamaan Puasa Asyura tanggal 9 dan 10 Muharram 1441 H

Oleh | Rabu, 04 September 2019 09:55 WIB | 132 Views
Keutamaan Puasa Asyura tanggal 9 dan 10 Muharram 1441 H

Dari Abu Hurairah radhiallahu‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

 

أفضل الصيام بعد رمضان شهر الله المحرم

 

“Sebaik-baik puasa setelah Ramadhan adalah puasa di bulan Allah, bulan Muharram.”

(HR. Muslim)

- Imam An Nawawi mengatakan, “Hadits ini menunjukkan bahwa Muharram adalah bulan yang paling mulia untuk melaksanakan puasa sunnah.”

(Syarah Shahih Muslim, 8:55)

Yaitu :

Puasa Tasu'a pada hari Senin, 9 Muharram 1441 H (9 September 2019)

Puasa Asyura pada hari Selasa, 10 Muharram 1441 H (10 September 2019) dan Rabu, 11 Muharram 1441 H (11 September 2019)

- As-Suyuthi mengatakan, Dinamakan Syahrullah –sementara bulan yang lain tidak mendapat gelar ini– karena nama bulan ini “Al-Muharram” nama-nama Islami. Berbeda dengan bulan-bulan lainnya. Nama-nama bulan lainnya sudah ada di zaman jahiliyah. Sementara dulu, orang jahiliyah menyebut bulan Muharram ini dengan nama Shafar Awwal. Kemudian ketika Islam datang, Allah Ta'ala ganti nama bulan ini dengan Al-Muharram, sehingga nama bulan ini Allah sandarkan kepada diriNya (Syahrullah).

(Syarh Suyuthi ‘Ala shahih Muslim, 3:252)

 

- Bulan ini juga sering dinamakan: Syahrullah Al Asham [arab: شهر الله الأصم ] (Bulan Allah yang Sunyi). Dinamakan demikian, karena sangat terhormatnya bulan ini

(Lathaif al-Ma’arif, Hal. 34).

Oleh karena itu, tidak boleh ada sedikitpun friksi dan konflik. Pahala dan dosa akan dilipatkan pada bulan Haram ini.

Sumber WA Group



Umum Lainnya



Berikan Komentar Via Facebook