CALL CENTER
(021) 837-95-216 / 0821-26-252-252
FOLLOW
@MIHRABQOLBI
LIKE FANPAGE
MIHRABQOLBI
Umum

Antrian haji bisa 10 sampai 20 tahun, ini alasan utamanya

Oleh | Senin, 26 Agustus 2019 10:59 WIB | 431 Views
Antrian haji bisa 10 sampai 20 tahun, ini alasan utamanya

Ada tantangan bagi masyarakat Indonesia yang ingin menunaikan Ibadah haji, mulai dari biaya yang dibutuhkan cukup besar, sampai antrian haji cukup panjang. Daftar sekarang, bisa sampai 20 tahun lagi baru berangkat. Di sisi lain, banyak pula tawaran untuk berangkat ke tanah suci dengan program umroh. Biasanya banyak yang memilih umroh duluan, lalu hajinya belakangan.

Sebagai rukun Islam yang ke-5, mau seberapa mahal biayanya dan seberapa lama antrian haji, tetap jadi sebuah keinginan yang suatu saat harus terwujudkan. Kalau perlu nabung dari muda, supaya bisa naik haji sebelum usia 40-an. Ngomong-ngomong, Kenapa ya, umroh lebih mudah berangkatnya sementara haji harus mengantri begitu lama? Yuk, disimak penjelasan berikut ini, kami rangkum dari beberapa sumber.

1. Rangkaian Ibadah 

Salah satu yang membedakan haji dan umroh adalah rangkaian ibadahnya. Umroh ibadahnya hanya sekitar kota Mekkah dan Madinah saja, dan sisanya adalah mengunjungi tempat-tempat wisata sejarah Islam. Sementara untuk Haji, selain Mekkah dan Madinah, rangkaian ibadah haji juga berlokasi di Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Rangkaian ibadahnya antara lain wuquf, thawaf, saí, mabit di muzdalifah dan mina, serta melontar jumroh. Dengan begitu rangkaian ibadah haji normalnya berlangsung lebih lama sekitar 30-40 hari, sedangkan umroh sekitar 9-17 hari.

2. Waktu Pelaksanaan Ibadah haji

Ibadah umroh tidak tergantung waktu, atau bisa kapan saja. Dengan begitu, umat Islam tidak harus berangkat dalam satu waktu tertentu untuk melaksanakannya. Mau Januari hingga Desember, semua waktu bebas dan bisa dipilih sesuai keinginan. Sementara haji ada tanggal khususnya. Rangkaian ibadahnya hanya dilakukan pada  8-13 Dzulhijjah saja, sehingga jutaan umat Islam dari berbagai belahan dunia semua hadir dan berada pada satu waktu dan tempat yang sama. Wajar kalau kemudian kuotanya dibatasi per negara.

3. Kuota Haji

Daya tampung pelaksanaan haji yang terbatas membuat pemerintah Saudi Arabia membuat kuota jamaah haji untuk dibagi ke tiap negara-negara di dunia. Khusus di Indonesia, kuota haji tersebut di bagi di tiap propinsi sehingga dibatasi 1/1.000 dari jumlah muslim per daerah yang kami kutip di kompas.com. Pembagian tersebut membuat antrian jamaah haji per propinsi berbeda tiap jangka waktunya. Bahkan, jika kamu mendaftar di travel haji swasta tetap dikenakan waktu tunggu 7 tahun.

4. Kebiasaan umat Islam naik haji untuk kedua kalinya

Kebiasaan umat Islam yang sudah pernah haji dan ingin naik haji lagi menjadi salah satu faktor kenapa antrenya tambah panjang. Alasannya karena kerinduan akan tanah suci. Bagi orang yang sudah pernah menunaikan ibadah haji, bisa kembali mengunjungi tanah suci adalah sebuah kebahagiaan yang tiada terkira. Meski memang menunaikan ibadah haji hukumnya wajib bagi yang mampu secara fisik dan finansial, namun ada ulama yang menyebut wajibnya haji hanya seumur hidup sekali. Selebihnya Sunnah. Karena itu bagi yang terus merindu tanah suci setelah haji, umroh bisa jadi salah satu alternatifnya. 

5. Prestige gelar Haji

Bagi masyarakat muslim Indonesia, pergi haji merupakan suatu bentuk prestige, apalagi dengan adanya gelar haji di depan nama. Jarak perjalanan yang jauh, biaya yang mahal untuk sampai ke sana, fisik yang mampu dan pengakuan orang-orang sekitar membuat sebagian muslim Indonesia seakan-akan ingin pergi kesana untuk kedua kalinya. Selain itu, penyematan “gelar” haji di depan nama memberi kesan “kewibawaan dan penghargaan” tersendiri di masyarakat. Sehingga mungkin, apabila belum dipanggil “pak haji atau bu hajjah” bisa jadi belum mau nengok.

Demikin ulasan kami mengenai lamanya waktu tunggu haji. Semoga bisa menambah wawasan kamu. Bagi kamu yang sudah rindu ke Baitullah, ibadah umroh bisa menjadi alternatif dari ibadah haji. Perbedaan antara haji dan umroh terletak pada wukuf di arafah dan mabit di Muzdalifah dan Minanya.

Mihrab qolbi travel merupakan salah satu travel yang melayani ibadah haji dengan waktu tunggu selama 7 tahun. Alhamdulillah, tahun ini kami sudah memberangkatkan 69 jamaah haji ke tanah suci. Insya Allah, awal September ini akan pulang ke Jakarta. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah mereka selama mengikuti ibadah haji tersebut.

Info lebih lanjut mengenai Paket Haji Plus Mihrab Qolbi Travel, silahkan bisa menghubungi Customer service kami di bawah ini:

http://bit.ly/pakethajimihrabqolbi

http://bit.ly/pakethajimihrabqolbi



Umum Lainnya



Berikan Komentar Via Facebook