CALL CENTER
(021) 83795216 / 082126252252
FOLLOW
@MIHRABQOLBI
LIKE FANPAGE
MIHRABQOLBI
Umum

Makkah Punya 3 Istana Bersejarah dan akan Direvonasi

Oleh | Jum'at, 21 Juni 2019 09:41 WIB | 99 Views
Makkah Punya 3 Istana Bersejarah dan akan Direvonasi

 

Jumat , 21 Jun 2019, 09:12 WIB

 

Alarabiya

Istana Zahir di Makkah

 

IHRAM.CO.ID, Kementerian Kebudayaan Arab Saudi bersiap untuk melakukan renovasi terhadap tiga istana  bersejarah yang mempunyai nilai tinggi sepanjang sejarah Makkah. Tiga istana yang dimaksud adalah Istana Raja Faisal, Istana Saggaf, dan Istana Zahir. Ketiga istana tersebut akan difungsikan untuk menonjolkan sejarah nasional dan sejarah peradaban Islam.

 

Kepada Alarabiya, Direktur Pusat Makkah, Fawwaz ad-Dahas, mengatakan Istana al-Malaki, atau sering disebut Istana Saggaf, terletak di Distrik al-Mu’abadah. Istana ini di antara bangunan bersejarah tertua dan menggambarkan arsitektur bangunan tradisional dengan prinsip-prinsip yang artistik, mengandung unsur karakter bangunan Islam karena terdapat unsure artistik dan kemegahan Islam yang istimewa. 

 

“Istana ini adalah tempat pemimpin negara menyambut utusan, para kabilah, raja, dan tokoh-tokoh lainnya dan merepresentasikan contoh yang unik tentang bangunan Islam dan situs peradaban di Makkah,” kata dia.   

 

Fawwaz menjelaskan, sementara Istana Zahir, dibangun pada 1946 setelah Raja Abdul Aziz kembali dari layatan bersejarahnya ke Mesir. Istana tersebut resmi dikelola negara untuk para tamu. Sempat juga kemudian difungsikan untuk lokasi sekolah menegah selama beberapa tahun kemudian diserahkan ke Kementerian Pengetahuan, hingga akhirnya diserahkan ke Biro Benda Purbakala dan Museum. Istana ini pada akhirnya difungsikan untuk museum benda-benda bersejarah di Makkah. 

Fawwaz mengatakan istana Raja Faisal awalnya dibangun untuk kediaman Sang Raja, yang saat itu masih menjabat sebagai wakil raja Abdul Aziz di Hijaz. Merujuk pada pentingnya istana ini dalam sejarah, instruksi renovasi diterbitkan agar istana bisa dijadikan Museum Nasional yang dapat mengisahkan periode pendirian dan penyatuan KerajaanArab Saudi di bawah Raja Abdul Aziz bin Abdurrahman Alu Saud. 

 

Redaktur : Nashih Nashrullah



Umum Lainnya



Berikan Komentar Via Facebook