CALL CENTER
(021) 83795216 / 081283831012
GABUNG TWITTER
MIHRABQOLBI
GABUNG FACEBOOK
MIHRABQOLBI
Umum

Kemenag Benahi Penyelenggaraan Umrah, Apa Saja Terobosannya?

Oleh | Kamis, 31 Mei 2018 14:38 WIB | 138 Views
Kemenag Benahi Penyelenggaraan Umrah, Apa Saja Terobosannya?

 

Kamis , 31 Mei 2018, 13:11 WIB

Republika/Raisan Al Farisi

 

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Agama (Kemenag) telah menyiapkan sejumlah terobosan dalam penyelenggaraan umrah. Langkah ini mengingat persoalan umrah mencuat dalam dua tahun terakhir, jamaah menjadi korban karena batal berangkat dan pemilik travelnya terjerat persoalan hukum.

 

Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Arfi Hatim mengatakan ada beberapa terobosan pembenahan. Pertama, melakukan revisi regulasi sehingga pemerintah mempunyai pijakan yang lebih tegas dalam tugas pengawasan.

 

Kementerian Agama telah menerbitkan Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 8 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Perjalanan Ibadah Umrah. "Ada beberapa aturan baru dalam PMA ini, antara lain ketentuan tentang masa keberangkatan. Enam bulan setelah mendaftar, jamaah harus berangkat sehingga dana umrah tidak digunakan untuk lainnya, terang Arfidalam keterangan tulis yang diterima Republika.co.id, Jakarta, Kamis (31/5).

 

photo

Infografis Waspadai Penipuan Umrah

 

Upaya kedua, lanjut Arfi, membangun sistem pengawasan berbasis elektronik. Kemenagtengah mengembangkan Sistem Informasi Pengawasan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (Sipatuh).

Melalui sistem ini, akan saling terkoneksi antara calon jemaah umrah, PPIU, Kemenag dan KBSA (Kedutaan Besar Saudi Arabia). Ini dilakukan agar monitoring penyenggaraan umrah tidak hanya dilakukan Kemenag, tapi juga masyarakat, kata Arfi.

 

Dalam kerangka penyempurnaan sistem ini, Kemenag telah menjalin kerjasama dengan sejumlah pihak. Perjanjian Kerjasama misalnya sudah dilakukan dengan Ditjen Kependudukan dan Catatan Sipil dalam pemanfaatan data kependudukan, Nomor Induk Kepegawaian, dan KTP elektronik.

 

"Hari ini, kita juga akan melakukan penandatanganan kerjasama dengan pihak imigrasi.Sinergi lintas kementerian dan lembaga negara diperlukan guna memperkuat sistem pengawasan,"sambungnya.

 

Sebagai langkah preventif dalam pengawasan, Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah juga telah menjalin kerjasama dengan Komite Akreditasi Nasional (KAN) Badan Standarisasi Nasional (BSN).

 

Ke depan, Lembaga Sertifikasi Usaha (LSU) yang akan melakukan sertifikasi terhadap Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) ini harus diakreditasi oleh KAN.Diharapkansistem kontrol kualitas menjadi lebih kuat sehingga potensi masalah PPIU bisa diminimalisir.

 

"Kita juga akan menjalin sinergi dengan OJK, Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji untuk pengawasan pengelolaan keuangan jemaah yang ada di PPIU. Termasuk juga dengan pihak asuransi untuk memberi jaminan kepastian keberangkatan dan perjalanan jamaah umrah,"tegasnya.

 

Upaya berikutnya, kata Arfi,Kemenag telah menerbitkan Keputusan Menteri Agama (KMA) namor 221 tahun 2018 tentang Harga Referensi PPIU. Kini sudah diatur besaran harga referensi pada kisaran Rp20juta.

 

"Bagi PPIU yang menetapkan harga di bawah harga referensi tanpa alasan yang jelas, akan jadi pertimbangan untuk dicabut izinnya," ujarnya.

 

Ke depan, kami tidak mentolerir adanya harga promo yang tidak masuk akal dan berpotensi mengelabui masyarakat, tandasnya.

 

Sementara itu,  Jamaah umrah yang tinggal di Arab Saudi setelah visa masuk mereka berakhir akan dikenakan denda sebesar 50 ribu Saudi Riyal dan hukuman penjara selama enam bulan sebelum dideportasi. Dalam hal ini, Direktorat Jenderal Paspor (Jawazat) Saudi menyerukan semua jamaah umrah untuk mematuhi jadwal perjalanan mereka dan meninggalkan Kerajaan Saudi sebelum berakhirnya visa masuk mereka.

 

Dilansir di Saudi Gazette, Kamis (31/5), Jawazat mengatakan bahwa mereka yang datang dengan visa umrah tidak diperbolehkan bepergian ke luar Makkah, Jeddah dan Madinah. Pemerintah Saudi juga memperingatkan warga dan penduduk untuk tidak memindahkan, mempekerjakan, melindungi atau menyembunyikan siapa pun yang visa umrahnya sudah melewati batas waktu (kadaluwarsa).

 

Sebelumnya, Otoritas Umum untuk Statisik (GaStat) melaporkan, bahwa jumlah jamaah umrah pada 2017 mencapai 19.079.306. Laporan statistik tersebut mengutip data yang terdaftar di Kementerian Haji dan Umrah. Dalam laporan itu disebutkan, bahwa sebanyak 6.532.074 jamaah umrah datang dari luar Saudi.

 

Sementara itu, buletin statistik umrah GaStat untuk 2017 juga menunjukkan, bahwa Ramadhan merupakan musim di mana jamaah umrah paling banyak dilakukan oleh orang-orang dari dalam Saudi. Sebanyak 53,6 persen dari total jamaah melakukan umrah di bulan puasa.

Sumber : 

http://www.ihram.co.id/berita/jurnal-haji/berita-jurnal-haji/18/05/31/p9kx76313-kemenag-benahi-penyelenggaraan-umrah-apa-saja-terobosannya

 

Redaktur : Agung Sasongko

Reporter : Novita Intan/Kiki Sakinah

_____________________________________________________

UNTUK INFORMASI DAN PENDAFTARAN UMROH HUBUNGI :
 

PT. MANAJEMEN MIHRAB QOLBI
Izin Umroh : Nomor 92 Tahun 2016
Izin Haji     : Nomor 382 Tahun 2017
 


Kantor Jakarta 
Jl. Tebet Barat VIII No. 27 Tebet, Jakarta Selatan 12810
Telp : 021 837 95 216
Kanto :  0812-8696-1515, 0856-2490-6654
Yetty   : 0812-2224-904
 

Kantor Bandung 
Jl. Cemara No. 9 Sukajadi Kota Bandung
Telp : 022 203 2204
Depi   : 0838 2003 3353

Kantor Cirebon
Jl. Dr. Ciptomangunkusumo No. 165 Kota Cirebon
Telp : 0231 204 081
Ibu Yeyet :  0819 0602 5345
Ichsan      : 0821 2249 8775

_____________________________________________________

PEMBAYARAN  :

BANK MANDIRI Cab Tebet Barat

Nomor Rekening 

    Rek Rupiah : 124.000.7315.840

    Rek Dollar : 124.000.7315.873

    an. PT MANAJEMEN MIHRAB QOLBI

_____________________________________________________

PROGRAM / PAKET UMROH MIHRAB QOLBI TRAVEL

Umroh Reguler Akhir Tahun 2018
Umroh Plus City Tour Istanbul AKhir Tahun 2018
Umroh Plus Al Aqsho (14-26 November 2018)
Umroh Plus Turki (23 Des - 4 Januari 2018)

_____________________________________________________

Artikel / Berita Favorit :
1. Testimoni dari Ibu Nazla
2. Rangkaian Perjalanan Umroh Tahun 2018
3. Perjalanan Umroh Plus Al Aqsho
4. Perjalanan Umroh Plus Turki
5. Manasik Umroh di Balai Kartini Jakarta

_____________________________________________________

 

 

 



Umum Lainnya



Berikan Komentar Via Facebook