CALL CENTER
(021) 83795216 / 081283831012
GABUNG TWITTER
MIHRABQOLBI
GABUNG FACEBOOK
MIHRABQOLBI
Manasik Haji dan Umrah

Tips Hindari Penyakit di Tanah Suci

Oleh | Kamis, 04 Agustus 2016 16:05 WIB | 476 Views
Tips Hindari Penyakit di Tanah Suci

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) wajib dibawa ke Tanah Suci saat menunaikan Ibadah Haji untuk menghindari berbagai penyakit
Jamaah haji wajib membiasakan diri dengan pola hidup Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) agar terhindar dari virus berbahaya sekalipun. PHBS harus dibawa berhaji,

Di Tanah Suci, jamaah haji datang dari sejumlah negara yang memungkinkan bisa terjadi penyebaran seperti halnya MERS, ebola, Di Wilayah Timur Tengah sedang heboh penyakit MERS CoV (Middle East Respiratory syndrome corona virus), sejenis flu berbahaya yang mengancam jiwa. Virus ini sejak September 2012 hingga sekarang, telah dinyatakan 46 orang meninggal dunia terinfeksi virus ini dan hampir lebih dari 50% nya terjadi di Arab Saudi.

Bulan September ini, lebih dari 200.000 jiwa akan berangkat untuk menunaikan ibadah haji, tidak hanya dari Indonesia, melainkan dari seluruh penjuru dunia. Untuk menghindari penyebaran corona virus ke negara lain, maka WHO mengeluarkan peringatan untuk menjaga kesehatan jama’ah haji dan umrah dari saat berangkat, saat disana hingga kembali ke negara masing-masing dalam keadaan sehat. Berikut yang disarankan oleh WHO mulai dari sebelum keberangkatan sampai pulang kembali ke tanah air:

A. Sebelum berangkat Ibadah Haji dan Umrah

  1. Periksa kondisi kesehatan anda secara keseluruhan, apakah sudah ada penyakit kronis (misalnya diabetes, paru paru kronis dan sebagainya) yang memungkinkan masuknya corona virus bila dalam keadaan lemah. Konsultasikan segera dengan dokter yang menangani Anda.

  2. Mintalah segala informasi kesehatan dari petugas kesehatan pada bimbingan haji, misalnya bagaimana cara mencuci tangan yang baik, menolak makanan terutama daging yang belum matang benar atau bagaimana cara menjaga kebersihan pribadi yang baik disana.

  3. Jalin komunikasi antara petugas kesehatan, misalnya berupa informasi kesehatan, pemeriksaan kesehatan saat sebelum keberangkatan atau saat keberangkatan, tidak putus kontak jika dalam keadaan tidak fit.

  4. Jika menghadapi kondisi yang tidak sehat, segera melaporkan kepada petugas kesehatan untuk langkah penyembuhan dan menghindari penularan

B. Selama Haji dan Umrah

    Bagi siapa saja yang cenderung memiliki infeksi pernafasan harus:

  1. Tidak melakukan banyak kontak dengan orang lain agar tidak menularkan

  2. Menutup hidung dan mulut ketika batuk atau bersin dan membuang sisa tissue segera ke dalam bak sampah

  3. Mencuci tangan sehabis memegang alat yang dipakai umum

  4. Segera melaporkan ke bagian medis jika mengalami sakit.

C. Setelah Pergi Haji dan Umrah

  1. Memeriksakan diri sekitar satu minggu setelah pulang haji/umrah, terutama jika memiliki gejala demam lebih dari 3 hari, pusing, sesak nafas seperti infeksi paru.

 



Manasik Haji dan Umrah Lainnya



Berikan Komentar Via Facebook