Khusus muslimah yang ingin berkonsultasi
Seputar Umrah dan Haji bersama MihrabQolbi
Konsultasikan tentang Haji dan Umroh anda
Kunci-Kunci Pembuka Pintu Surga
Kunci-Kunci Pembuka Pintu Surga

Kehidupan dunia adalah kehidupan yang fana, ada masanya dan pada saat yang sudah dijanjikan, ia akan rusak. Setiap orang akan kembali pada tempatnya yang abadi di yaumul akhir, satu diantara dua yaitu antara Surga dan Neraka Allah. Dan sebaik-baik tempat kembali bagi setiap hamba yang beriman adalah Surga.

Adapun Neraka adalah seburuk-buruk tempat bagi kaum yang kufur kepada Allah. Maka selalu ingatlah akan dua hal sebagaimana pesan Rasulullah shollAllahu `alaihi wa salam yang disampaikan oleh Abdullah bin Umar, beliau bersabda, "Janganlah kalian melupakan dua hal yang amat besar! "Kami bertanya, "Apa yang dimaksud dengan dua hal yang besar tersebut wahai Rasulullah? "Rasulullah shollAllahu `alaihi wa sallam menjawab "Yaitu Surga dan Neraka."

Maka dengan pesan tersebut seorang Muslim selama hidupnya memiliki kewajiban untuk menyiapkan perbekalan yang dapat dibawa pulang untuk menuju tempat abadi di Surga. Adapun amal sholeh yang ikhlas karena Allah dan yang benar dilakukan sesuai dengan aturan-aturan Allah serta dicontohkan oleh Rasulullah, yang kelak bisa menjadi bekal kepulangan kepada Allah. Itulah kewajiban seorang hamba kepada Robbnya untuk mengabdi kepada dan sebagai rasa syukur dengan karunia yang diberikanNya. Adapun Surga pada akhirnya diberikan kepada seorang hamba bukan semata-mata karena amalnya tetapi hanya karena Rahmat Allah semata.

Begitu kuat magnet Surga bagi seorang hamba yang beriman, sehingga pintunya selalu siap dan ingin segera terbuka untuk mereka. Oleh karena itu harapan yang hadir dalam jiwa untuk memasuki Surganya mengharuskan seorang mukmin untuk meminta kepada pemilik Surga. Itulah yang disabdakan oleh Rasulullah shollAllahu a`alaihi wa sallam, dari Abu Hurairoh RodhiAllahu anhu bahwa Rasulullah shollAllahu a`alaihi wa sallam bersabda, "Perbanyaklah meminta surga kepada Allah dan mintalah perlindungan kepada-Nya dari neraka. Karena keduanya bisa memberi syafaat dan permohonannya syafa`atnya diterima.

Sesungguhnya jika seorang hamba memperbanyak meminta surga kepada Allah, maka surga berkata, "Ya Tuhanku, hamba-Mu ini memintaku kepada-Mu, maka tempatkanlah ia didalamku." Dan neraka berkata, "Ya Tuhanku, hamba-Mu ini meminta perlindungan kepada-Mu daripadaku, maka lindungilah ia daripadaku!"

Hal kedua yang harus dilakukan setelah meminta adalah menyiapan kunci-kunci untuk membuka pintu surga tersebut.

Diantara kunci-kunci tersebut telah banyak dijelaskan oleh Rasulullah shollAllahu `alaihi wa sallam dalam sabdanya. Diantaranya adalah:

1. Kesaksian Laa ilaaha illAllahu, sebagaimana yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad bahwa Rasulullah shollAllahu Kalaihi wa sallam bersabda, "Kunci Surga adalah kesaksian laa ilaaha illAllahu (tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah). Kalimat Tauhid ini tidak hanya sekedar diucapkan tetapi membutuhkan aplikasi nyata dalam kehidupan. Seorang muslim yang bertauhid, dia beribadah hanya kepada Allah dan karena Allah. Menghujam kuat dalam jiwanya sebuah keyakinan bahwa yang berkuasa atas segala sesuatu hanyalah Allah. Dia yakin bahwa yang melapangkan dan menyempitkan adalah Allah. Dia sadar bahwa yang memberi rizqi hidup, sehat dan materi hanyalah Allah. Bukan kuburan orang-orang yang dianggap wali, bukan juga orang yang diberi kelebihan diri sehingga dikatakan sakti, juga bukan benda-benda yang dianggap keramat. Dia datang meminta hanya kepada Allah.Oleh karenanya dia pasrahkan segala bentuk amal sholeh yang diridhoi oleh Allah tersebut hanya untukNya dan hanya karenaNya semata. Bukan untuk ketenaran, bukan untuk kesenangan dunia, bukan pula untuk kebanggan diri.
2. Melalui amal sholeh yang benar dan ikhlas. Dalam hal ini Rasulullah shollAllahu `alaihi wa sallam bersabda` "Barangsiapa yang berinfak dengan sepasang unta atau kuda atau lainnya di kalan Allah, maka ia dipanggil dari pintu-pintu surga ,`Wahai hamba Allah, pintu ini lebih baik. Barangsiapa rajin sholat, maka ia dipanggil di pintu sholat. Barangsiapa berjihad. Maka ia dipanggil di pintu jihad. Barangsiapa rajin bershodaqoh,maka ia dipanggil di pintu shodaqoh. Dan barangsiapa puasa, maka ia dipanggil di pintu Royyan........ (HR. Bukhori dan Muslim).
3. Diterangkan dalam banyak hadits bahwa pintu surga itu ada 8. Dan bagi para muslimah, Allah karuniakan keistimewaan, diantaranya diberi kesempatan untuk memasuki Surga tersebut dari kedelapan pintu itu sesuai keinginannya. Inilah bingkisan istimewa untuk muslimah, dimana Allah memberi kunci untuk membuka pintu surga dari mana saja yang ia sukai.

Sebagaimana hadits dari Abu Hurairoh rodhiAllahu anhu bahwa Rasulullah shollAllahu `alaihi wa sallam bersabda, "Apabila seorang wanita menjaga sholatnya yang lima waktu, berpuasa di bulannya (Ramadhan), menjaga kehormatannya dan menta`ati suaminya niscaya dia akan masuk surga dari pintu mana saja yang ia sukai. (HR. Ahmad).


Empat hal yang disampaikan di hadits tersebut kunci untuk bisa memasuki Surga Allah bahkan menjadi kelapangan bagi wanita untuk memilihnya.

Yang pertama adalah menjaga sholat. Yang dimaksud disini adalah menjaga waktunya dengan tidak melalaikannya dan mengakhirkan. Berusaha sekuat mungkin untuk menjaga kehusyuannya dan memenuhi rukun-rukunnya dengan sebaik-baiknya. Adapun menjaga puasa adalah puasa pada bulan Ramadhan, dengan memenuhi rukun-rukunnya dan berusaha menghindarkan dari hal yang merusak kesempurnaan puasanya.

Sedangkan menjaga kehormatan diri adalah dengan tidak memperlihatkan aurat kepada laki-laki bukan mahram, tidak bercengkrama dengan bebas bersama laki-laki bukan mahram.

Termasuk katagori ini adalah menjaga diri dengan tidak berkhalwat (berdua-duaan) dengan laki-laki bukan mahram dan menjaga diri agar tidak saling bersentuhan. Pada saat seorang muslimah menjaga dirinya maka Allah akan menjaganya.

Hal terakhir dalam hadits yang disebutkan di atas adalah mentaati suaminya. Inilah lahan besar untuk para muslimah yang sudah diamanahi seorang suami untuk berkhidmat dan memberikan hak-hak suaminya dengan cara mentaatinya selama ketaatan itu dalam hal yang baik, bukan kemaksiatan kepada Allah. Baik ketaatan itu untuk mentaati Allah atau sekalipun untuk memenuhi keinginan suami dalam pelayanan fisik dan psikisnya. Karena ketika seorang istri tidak taat pada saat suami meminta pelayanan khusus berupa biologis, sementara suami dalam keadaan marah maka malaikat melaknatnya.

Maka berlindunglah kepada Allah agar tidak disesatkan sehingga lebih mengedepankan hawa nafsu ketimbang ketaatan kepada Allah saat berkhidmat kepada suami.

Syariat ini diberikan adalah karena kasih sayang Allah bukan untuk menyudutkan para muslimah. Oleh karena setiap syariat, apapun termasuk ketaatan kepada suami harus dilihat dari kacamata iman. Dengan inilah akan hadir keikhlasan. Semoga bingkisan dari Allah ini menjadi pelipur hati para muslimah, menyemangat untuk beramal sholeh. WAllahu a`lam bish sowwab.




Anda dapat memberikan komentar tentang Kunci-Kunci Pembuka Pintu Surga dengan menggunakan form dibawah ini .

:
:
:
:


Cek Keberangkatan Haji Anda
Video dan Liputan Kegiatan
Manasik Haji Mihrab Qolbi 2013 Manasik Haji Mihrab Qolbi 2013
Manasik Haji Mihrab Qolbi 2013 Harris Hotel Sentul City